Perbedaan Dego Finance dan Neon EVM: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp331,94 (kapitalisasi pasar Rp79,1M, volume 24 jam Rp7,35M). Perbedaan utamanya: Neon EVM jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Neon EVM selama 17 Hari.
| DEGO | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp79,1M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp7,35M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 17 Hari |
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →