Perbedaan Dego Finance dan Merlin Chain: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp308,73 (kapitalisasi pasar Rp406,89M, volume 24 jam Rp47,96M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 12,7× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| DEGO | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp406,89M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp47,96M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →