Perbedaan Dego Finance dan Gitcoin: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp63,28M). Perbedaan utamanya: Gitcoin jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai Dego Finance dibatasi (21M / 21M DEGO (100%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Gitcoin selama 23 Hari.
| DEGO | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp107,55M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp63,28M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 12 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →