Perbedaan Dego Finance dan Gram: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.860 (kapitalisasi pasar Rp65,83T, volume 24 jam Rp683,4M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2055,3× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai Dego Finance dibatasi (21M / 21M DEGO (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 13 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| DEGO | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp65,83T |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp683,4M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 13 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DEGO Finance menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil sebesar Rp32,03 juta dengan suplai sirkulasi penuh 21 juta token. Hold time rata-rata 13 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan yang moderat. Aset ini berada dalam kategori cryptocurrency dengan likuiditas terbatas mengingat kapitalisasi pasar yang rendah.
Outlook: Potensi volatilitas tinggi karena kapitalisasi kecil. Risiko utama adalah likuiditas rendah dan sensitivitas terhadap sentimen pasar. Peluang terbatas pada pertumbuhan ekosistem NFT dan DeFi jika ada pengembangan protokol baru.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →