Perbedaan Dego Finance dan Enso: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan Enso diperdagangkan di Rp12.752 (kapitalisasi pasar Rp261,95M, volume 24 jam Rp156,24M). Perbedaan utamanya: Enso jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 20,6M / 127,3M ENSO (17%) milik Enso. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 12 Hari dan Enso selama 8 Hari.
| DEGO | ENSO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp261,95M |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp156,24M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 8 Hari |
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →