Perbedaan Dego Finance dan dYdX: Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M), sedangkan dYdX diperdagangkan di Rp1.968 (kapitalisasi pasar Rp1,67T, volume 24 jam Rp37,44M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 52,1× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Dego Finance 21M / 21M DEGO (100%) dibanding 848,6M / 1B DYDX (85%) milik dYdX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dego Finance selama 13 Hari dan dYdX selama 56 Hari.
| DEGO | DYDX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,03M | Rp1,67T |
Volume (24h) | Rp99,08M | Rp37,44M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M DEGO (100%) | 848,6M / 1B DYDX (85%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →