Perbedaan Degen dan Turtle: Degen diperdagangkan di Rp24,18 (kapitalisasi pasar Rp575,05M, volume 24 jam Rp43,49M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp600,42 (kapitalisasi pasar Rp92,41M, volume 24 jam Rp35,39M). Perbedaan utamanya: Degen jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar Degen 23,6B / 37B DEGEN (64%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Degen selama 14 Hari dan Turtle selama 11 Hari.
| DEGEN | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp575,05M | Rp92,41M |
Volume (24h) | Rp43,49M | Rp35,39M |
Suplai yang Beredar | 23,6B / 37B DEGEN (64%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Degen awalnya dibuat sebagai token hadiah untuk peserta kanal Degen di Farcaster. Meski dimulai sebagai memecoin, token ini kini memiliki komunitas kuat yang terdiri dari pengembang, kreator konten crypto, dan penggemar. Saat peluncuran, 15% dari total suplai dibagikan kepada anggota aktif, dan ke depannya 70% suplai token direncanakan akan dibagikan melalui airdrop.
Selengkapnya di halaman DEGEN →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →