Perbedaan Degen dan Peanut the Squirrel: Degen diperdagangkan di Rp25,4 (kapitalisasi pasar Rp599,97M, volume 24 jam Rp40,76M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp767 (kapitalisasi pasar Rp768,92M, volume 24 jam Rp126,6M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Degen dibatasi (23,6B / 37B DEGEN (64%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Degen selama 14 Hari dan Peanut the Squirrel selama 40 Hari.
| DEGEN | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp599,97M | Rp768,92M |
Volume (24h) | Rp40,76M | Rp126,6M |
Suplai yang Beredar | 23,6B / 37B DEGEN (64%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 14 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Degen awalnya dibuat sebagai token hadiah untuk peserta kanal Degen di Farcaster. Meski dimulai sebagai memecoin, token ini kini memiliki komunitas kuat yang terdiri dari pengembang, kreator konten crypto, dan penggemar. Saat peluncuran, 15% dari total suplai dibagikan kepada anggota aktif, dan ke depannya 70% suplai token direncanakan akan dibagikan melalui airdrop.
Selengkapnya di halaman DEGEN →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →