Perbedaan Degen dan JOE: Degen diperdagangkan di Rp25,39 (kapitalisasi pasar Rp604,82M, volume 24 jam Rp40,43M), sedangkan JOE diperdagangkan di Rp493,81 (kapitalisasi pasar Rp224,28M, volume 24 jam Rp81,32M). Perbedaan utamanya: Degen jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar JOE, dan suplai beredar Degen 23,6B / 37B DEGEN (64%) dibanding 457,2M / 500M JOE (92%) milik JOE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Degen selama 14 Hari dan JOE selama 31 Hari.
| DEGEN | JOE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp604,82M | Rp224,28M |
Volume (24h) | Rp40,43M | Rp81,32M |
Suplai yang Beredar | 23,6B / 37B DEGEN (64%) | 457,2M / 500M JOE (92%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Degen awalnya dibuat sebagai token hadiah untuk peserta kanal Degen di Farcaster. Meski dimulai sebagai memecoin, token ini kini memiliki komunitas kuat yang terdiri dari pengembang, kreator konten crypto, dan penggemar. Saat peluncuran, 15% dari total suplai dibagikan kepada anggota aktif, dan ke depannya 70% suplai token direncanakan akan dibagikan melalui airdrop.
Selengkapnya di halaman DEGEN →JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →