Perbedaan Degen dan Gram: Degen diperdagangkan di Rp18,27 (kapitalisasi pasar Rp451,94M, volume 24 jam Rp81,66M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.879 (kapitalisasi pasar Rp65,68T, volume 24 jam Rp686,64M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 145,3× kapitalisasi pasar Degen, dan suplai Degen dibatasi (24,5B / 37B DEGEN (67%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Degen selama 15 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| DEGEN | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp451,94M | Rp65,68T |
Volume (24h) | Rp81,66M | Rp686,64M |
Suplai yang Beredar | 24,5B / 37B DEGEN (67%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 15 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Degen awalnya dibuat sebagai token hadiah untuk peserta kanal Degen di Farcaster. Meski dimulai sebagai memecoin, token ini kini memiliki komunitas kuat yang terdiri dari pengembang, kreator konten crypto, dan penggemar. Saat peluncuran, 15% dari total suplai dibagikan kepada anggota aktif, dan ke depannya 70% suplai token direncanakan akan dibagikan melalui airdrop.
Selengkapnya di halaman DEGEN →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →