Perbedaan Degen dan DigiByte: Degen diperdagangkan di Rp18,21 (kapitalisasi pasar Rp451,94M, volume 24 jam Rp81,66M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp73,86 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp43,76M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Degen, dan suplai beredar Degen 24,5B / 37B DEGEN (67%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Degen selama 15 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| DEGEN | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp451,94M | Rp1,36T |
Volume (24h) | Rp81,66M | Rp43,76M |
Suplai yang Beredar | 24,5B / 37B DEGEN (67%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Degen awalnya dibuat sebagai token hadiah untuk peserta kanal Degen di Farcaster. Meski dimulai sebagai memecoin, token ini kini memiliki komunitas kuat yang terdiri dari pengembang, kreator konten crypto, dan penggemar. Saat peluncuran, 15% dari total suplai dibagikan kepada anggota aktif, dan ke depannya 70% suplai token direncanakan akan dibagikan melalui airdrop.
Selengkapnya di halaman DEGEN →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →