Perbedaan DeFi dan Swell Network: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,22 (kapitalisasi pasar Rp66,38M, volume 24 jam Rp31,64M). Perbedaan utamanya: Swell Network jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 5B / 10B SWELL (51%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.
| DEFI | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp66,38M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp31,64M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 5B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 20 Hari |
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →