Perbedaan DeFi dan Obol: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: Obol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 161,3M / 500M OBOL (33%) milik Obol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Obol selama 14 Hari.
| DEFI | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 14 Hari |
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →