Perbedaan DeFi dan Nexo: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp13.078 (kapitalisasi pasar Rp8,44T, volume 24 jam Rp125,17M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 424,8× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 646,1M / 1B NEXO (65%) milik Nexo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| DEFI | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp8,44T |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp125,17M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 29 Hari |
Berita terbaru kedua aset
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →