Perbedaan DeFi dan Liquity: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.056 (kapitalisasi pasar Rp293,74M, volume 24 jam Rp33,51M). Perbedaan utamanya: Liquity jauh lebih besar — sekitar 14,8× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 96,3M / 100M LQTY (97%) milik Liquity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| DEFI | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp293,74M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp33,51M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 21 Hari |
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →