Perbedaan DeFi dan Layer3: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Layer3 diperdagangkan di Rp94,68 (kapitalisasi pasar Rp116,98M, volume 24 jam Rp60,56M). Perbedaan utamanya: Layer3 jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 1,2B / 3,3B L3 (37%) milik Layer3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Layer3 selama 8 Hari.
| DEFI | L3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp116,98M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp60,56M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 1,2B / 3,3B L3 (37%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →