Perbedaan DeFi dan Hyperliquid: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.159.013 (kapitalisasi pasar Rp293,38T, volume 24 jam Rp5,88T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 14765× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 253,1M / 953,3M HYPE (27%) milik Hyperliquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Hyperliquid selama 34 Hari.
| DEFI | HYPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp293,38T |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp5,88T |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 253,1M / 953,3M HYPE (27%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →