Perbedaan DeFi dan Fuel: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Fuel diperdagangkan di Rp12,62 (kapitalisasi pasar Rp108,06M, volume 24 jam Rp18,13M). Perbedaan utamanya: Fuel jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai DeFi dibatasi (1,7B / 3B DEFI (59%)), sedangkan Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Fuel selama 17 Hari.
| DEFI | FUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp108,06M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp18,13M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 8,6B FUEL |
Typical Hold Time | 7 Hari | 17 Hari |
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →