Perbedaan DeFi dan Forta: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Forta diperdagangkan di Rp224,63 (kapitalisasi pasar Rp144,82M, volume 24 jam Rp4,02M). Perbedaan utamanya: Forta jauh lebih besar — sekitar 7,3× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 644,7M / 1B FORT (65%) milik Forta. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Forta selama 18 Hari.
| DEFI | FORT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp144,82M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp4,02M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 644,7M / 1B FORT (65%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →