Perbedaan DeepBook Protocol dan Zilliqa: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp326,48 (kapitalisasi pasar Rp1,79T, volume 24 jam Rp88,22M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp45,2M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Zilliqa selama 128 Hari.
| DEEP | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,79T | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp88,22M | Rp45,2M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 128 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan pada Rp332,04 dengan kapitalisasi pasar Rp1,81T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek meski osilator dalam kondisi netral. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 55% sudah beredar, dan rata-rata hold time 13 hari menunjukkan aktivitas trading aktif. Harga saat ini mendekati resistance R3 di Rp333, sementara support kuat berada di zona Rp299-311.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan peluang rebound dari support teknis. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, namun fundamental tokenomics yang sehat dengan supply terbatas dapat memberikan support jangka panjang bagi investor yang sabar.
Zilliqa (ZIL) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp53.703, didorong oleh sinyal jual yang kuat dari moving averages. Token ini mendekati level support kritis di Rp51 dengan tekanan jual yang tinggi. Sirkulasi token mencapai 96% dari total supply 21 juta ZIL, menunjukkan tingkat distribusi yang matang. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support Rp51, sementara risiko utama termasuk tekanan jual berkelanjutan dan kurangnya katalis fundamental. Investor harus memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →