Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DeepBook Protocol dan ZETA: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,38 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp67,03M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 50,8× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 187,8M / 1B ZEX (19%) milik ZETA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan ZETA selama 8 Hari.
| DEEP | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp67,03M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp323,52 dan market cap Rp1,77T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan osilator netral. Token berada di dekat pivot point Rp325 dengan support kuat di Rp315 dan resistance di Rp330. Supply yang beredar mencapai 55% dari total 10M token dengan rata-rata hold time 13 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp315. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas Rp330. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
ZEX menunjukkan kapitalisasi pasar Rp34,62 juta dengan suplai beredar 187,8 juta token dari total maksimum 1 juta ZEX. Tingkat sirkulasi 19% dan hold time rata-rata 8 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan yang terbatas. Aset ini berada dalam fase awal dengan likuiditas rendah, memerlukan pemantauan ketat terhadap volume perdagangan dan perkembangan ekosistem.
Outlook: Potensi pertumbuhan bergantung pada adopsi jaringan dan pengembangan utilitas token. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi akibat likuiditas rendah dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem yang belum matang. Investor perlu mempertimbangkan exposure terbatas sambil memantau perkembangan fundamental proyek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →