Perbedaan DeepBook Protocol dan Yield Basis: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,64 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.333 (kapitalisasi pasar Rp174,73M, volume 24 jam Rp75,31M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 132,3M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| DEEP | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp174,73M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp75,31M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 132,3M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →