Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DeepBook Protocol dan Tezos: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,22 (kapitalisasi pasar Rp1,77T, volume 24 jam Rp64,76M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.105 (kapitalisasi pasar Rp4,45T, volume 24 jam Rp130,22M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| DEEP | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,77T | Rp4,45T |
Volume (24h) | Rp64,76M | Rp130,22M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 13 Hari | 97 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp323,52 dan market cap Rp1,77T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan osilator netral. Token berada di dekat pivot point Rp325 dengan support kuat di Rp315 dan resistance di Rp330. Supply yang beredar mencapai 55% dari total 10M token dengan rata-rata hold time 13 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp315. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas Rp330. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
XTZ saat ini diperdagangkan di Rp4.138 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp4.123) dan resistance R1 (Rp4.255) dengan volume rendah. RSI menunjukkan kondisi netral sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jangka pendek. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau breakout dari level resistance untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →