Perbedaan DeepBook Protocol dan X Empire: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp329,69 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan X Empire diperdagangkan di Rp0,2235 (kapitalisasi pasar Rp149,46M, volume 24 jam Rp5,84M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 12× kapitalisasi pasar X Empire, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 690B / 690B X (100%) milik X Empire. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan X Empire selama 33 Hari.
| DEEP | X | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp149,46M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp5,84M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 690B / 690B X (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →X Empire adalah game tap-to-earn berbasis Telegram bertema Elon Musk yang dibangun di atas blockchain TON. Pemain dapat memperoleh token X dengan menyelesaikan tugas, bertempur dalam mode PvP, dan mengundang teman. Proyek ini juga menghadirkan aplikasi utilitas eksklusif untuk pemegang X, seperti Feed (pengatur konten Telegram), Langs (belajar bahasa), dan Sleep (pelacak pola tidur).
Selengkapnya di halaman X →