Perbedaan DeepBook Protocol dan Victoria VR: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp254,88 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp45,33M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp27,24 (kapitalisasi pasar Rp445,58M, volume 24 jam Rp38,22M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Victoria VR, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 16,8B / 16,8B VR (100%) milik Victoria VR. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Victoria VR selama 8 Hari.
| DEEP | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,43T | Rp445,58M |
Volume (24h) | Rp45,33M | Rp38,22M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →