Perbedaan DeepBook Protocol dan Turbo: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,26 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Turbo diperdagangkan di Rp15,3 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp144,99M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 69B / 69B TURBO (100%) milik Turbo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Turbo selama 32 Hari.
| DEEP | TURBO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp144,99M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 69B / 69B TURBO (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Turbo Token, memecoin pertama yang dibuat oleh AI, dimulai sebagai eksperimen dalam penciptaan mata uang kripto. Terinspirasi oleh kekuatan kecerdasan buatan, pendiri proyek ini beralih ke GPT-4 dengan tantangan sederhana: ciptakan memecoin hebat berikutnya, sebuah memecoin yang dibuat oleh AI untuk masyarakat.
Selengkapnya di halaman TURBO →