Perbedaan DeepBook Protocol dan Toshi: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,46 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp2 (kapitalisasi pasar Rp838,45M, volume 24 jam Rp136,06M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Toshi, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) milik Toshi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Toshi selama 18 Hari.
| DEEP | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp838,45M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp136,06M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →