Perbedaan DeepBook Protocol dan Theta Fuel: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp328,67 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Theta Fuel diperdagangkan di Rp139,08 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp27,48M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan Theta Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Theta Fuel selama 46 Hari.
| DEEP | TFUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp1,03T |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp27,48M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 7,4B TFUEL |
Typical Hold Time | 13 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Theta Fuel (TFUEL) adalah salah satu dari dua token asli di blockchain Theta. TFUEL adalah token kedua di blockchain Theta yang berfungsi sebagai token utilitas dalam pengiriman video dan data terdesentralisasi, juga merupakan token gas. Ini digunakan untuk menggerakkan semua operasi di blockchain Theta, seperti pembayaran ke relai untuk berbagi aliran video, untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar, dan sebagai biaya yang terkait dengan transaksi NTF dan aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TFUEL →