Perbedaan DeepBook Protocol dan Telcoin: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp330,11 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp38,5 (kapitalisasi pasar Rp3,69T, volume 24 jam Rp15,58M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 96,1B / 100B TEL (97%) milik Telcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| DEEP | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp3,69T |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp15,58M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →