Perbedaan DeepBook Protocol dan Taiko: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,28 (kapitalisasi pasar Rp1,81T, volume 24 jam Rp85,61M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.506 (kapitalisasi pasar Rp302,57M, volume 24 jam Rp124,71M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Taiko, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 201,8M / 1B TAIKO (21%) milik Taiko. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Taiko selama 5 Hari.
| DEEP | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,81T | Rp302,57M |
Volume (24h) | Rp85,61M | Rp124,71M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 201,8M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →