Perbedaan DeepBook Protocol dan Synapse: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp254,15 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp47,41M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp1.855 (kapitalisasi pasar Rp434M, volume 24 jam Rp213,68M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Synapse, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 233,8M / 250M SYN (94%) milik Synapse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| DEEP | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp434M |
Volume (24h) | Rp47,41M | Rp213,68M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 233,8M / 250M SYN (94%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →