Perbedaan DeepBook Protocol dan SUPRA: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp250,41 (kapitalisasi pasar Rp1,4T, volume 24 jam Rp57,16M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,15 (kapitalisasi pasar Rp102,69M, volume 24 jam Rp6,08M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 13,6× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| DEEP | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,4T | Rp102,69M |
Volume (24h) | Rp57,16M | Rp6,08M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 17 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan pada Rp250,21 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Kapitalisasi pasar mencapai Rp1,4T dengan 57% token dalam sirkulasi. Harga berada di antara support S1 (Rp255) dan resistance PP (Rp265), menunjukkan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan kurangnya katalis fundamental. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support dekat, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi, sentimen pasar kripto yang lemah, dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,1485 dan kapitalisasi pasar Rp102,82 juta. Token ini memiliki supply terbatas 100 juta dengan sirkulasi 33% dan rata-rata hold time 17 hari. Indikator teknis mayoritas bearish dengan moving averages menunjukkan 13 sinyal jual, sementara RSI dalam zona netral menunjukkan potensi oversold jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis dari level support Rp3, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas rendah. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas pada aset kripto dengan kapitalisasi kecil.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →