Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DeepBook Protocol (DEEP) vs STBL (STBL)

DeepBook ProtocolTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DeepBook Protocol dan STBL: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp329,33 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp416,32 (kapitalisasi pasar Rp290,99M, volume 24 jam Rp40,47M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan STBL selama 7 Hari.

DEEPSTBL
Kap. Pasar
Rp1,8TRp290,99M
Volume (24h)
Rp80,66MRp40,47M
Suplai yang Beredar
5,5B / 10B DEEP (55%)700M / 10B STBL (8%)
Typical Hold Time
13 Hari7 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DEEP
95% Beli5% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 13 Hari
STBL
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 7 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang DeepBook Protocol

DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.

Selengkapnya di halaman DEEP

Tentang STBL

STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.

Selengkapnya di halaman STBL