Perbedaan DeepBook Protocol dan Spell Token: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp252,89 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp45,48M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,4 (kapitalisasi pasar Rp271,53M, volume 24 jam Rp24,09M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Spell Token, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,6B / 10B DEEP (57%)), sedangkan Spell Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Spell Token selama 44 Hari.
| DEEP | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp271,53M |
Volume (24h) | Rp45,48M | Rp24,09M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 14 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →