Perbedaan DeepBook Protocol dan Sky: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp328,97 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.052 (kapitalisasi pasar Rp24,64T, volume 24 jam Rp317,94M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 13,7× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 23,3B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| DEEP | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp24,64T |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp317,94M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →