Perbedaan DeepBook Protocol dan Siacoin: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,03 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp11,09 (kapitalisasi pasar Rp617,93M, volume 24 jam Rp66,63M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Siacoin, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Siacoin selama 58 Hari.
| DEEP | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp617,93M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp66,63M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 13 Hari | 58 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →