Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DeepBook Protocol dan Sahara AI: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp324,69 (kapitalisasi pasar Rp1,77T, volume 24 jam Rp67,52M), sedangkan Sahara AI diperdagangkan di Rp175,61 (kapitalisasi pasar Rp612,93M, volume 24 jam Rp215,36M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Sahara AI, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 3,5B / 10B SAHARA (35%) milik Sahara AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Sahara AI selama 12 Hari.
| DEEP | SAHARA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,77T | Rp612,93M |
Volume (24h) | Rp67,52M | Rp215,36M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 3,5B / 10B SAHARA (35%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp323,52 dan market cap Rp1,77T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan osilator netral. Token berada di dekat pivot point Rp325 dengan support kuat di Rp315 dan resistance di Rp330. Supply yang beredar mencapai 55% dari total 10M token dengan rata-rata hold time 13 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp315. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas Rp330. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Sahara AI saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp182,05 dan market cap Rp638,72 juta. Token menunjukkan sinyal teknis bearish kuat dengan moving averages seluruhnya bearish (0 buy, 13 sell). RSI_6 di 24.17 mengindikasikan oversold, namun ADX menunjukkan tren bearish kuat. Supply yang beredar baru 35% dari total 10 juta token dengan rata-rata hold time 12 hari.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level oversold RSI, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, volatilitas crypto yang ekstrem, dan ketidakpastian regulasi sektor crypto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Sahara AI adalah platform blockchain AI-native pertama yang memungkinkan siapa saja membuat, berkontribusi, dan memonetisasi pengembangan AI, mendorong aksesibilitas dan kesetaraan di bidang AI. Berdasarkan blockchain Sahara, platform ini menghadirkan Data Services Platform untuk pelabelan data, AI Developer Platform untuk pembuatan dan deployment model, serta pasar AI terdesentralisasi untuk membeli dan menjual dataset, model, agen, dan sumber daya komputasi.
Selengkapnya di halaman SAHARA →