Perbedaan DeepBook Protocol dan Rootstock Infrastructure Framework: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp328,5 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Rootstock Infrastructure Framework diperdagangkan di Rp2.248 (kapitalisasi pasar Rp2,24T, volume 24 jam Rp150,27M). Perbedaan utamanya: Rootstock Infrastructure Framework lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 1B / 1B RIF (100%) milik Rootstock Infrastructure Framework. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Rootstock Infrastructure Framework selama 12 Hari.
| DEEP | RIF | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp2,24T |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp150,27M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 1B / 1B RIF (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →RIF memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam tata kelola RootsotckCollective, sebuah DAO yang mendukung dan memberi penghargaan kepada proyek yang dibangun di atas Bitcoin menggunakan Rootstock. RIF yang dipertaruhkan dalam DAO (stRIF) berfungsi sebagai token tata kelola, memberikan anggota hak untuk memperoleh hadiah dalam bentuk Bitcoin dan RIF. Inisiatif yang sedang berjalan mencakup program hibah terdesentralisasi dan CollectiveRewards.
Selengkapnya di halaman RIF →