Perbedaan DeepBook Protocol dan Renzo: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp253,45 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp47,11M), sedangkan Renzo diperdagangkan di Rp48,74 (kapitalisasi pasar Rp416,78M, volume 24 jam Rp65,79M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Renzo, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 8,6B / 10B REZ (86%) milik Renzo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Renzo selama 52 Hari.
| DEEP | REZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp416,78M |
Volume (24h) | Rp47,11M | Rp65,79M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 8,6B / 10B REZ (86%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Renzo adalah Token Liquid Restaking (LRT) dan Manajer Strategi untuk EigenLayer. Renzo adalah interface untuk ekosistem EigenLayer yang mengamankan Actively Validated Services (AVS) dan menawarkan yield yang lebih tinggi daripada staking ETH. Protokol ini mengabstraksi semua kompleksitas dari pengguna akhir dan memungkinkan kolaborasi yang mudah antara pengguna dan operator node EigenLayer.
Selengkapnya di halaman REZ →