Perbedaan DeepBook Protocol dan Quack AI: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp250,25 (kapitalisasi pasar Rp1,41T, volume 24 jam Rp45,97M), sedangkan Quack AI diperdagangkan di Rp404,73 (kapitalisasi pasar Rp1,72T, volume 24 jam Rp40,42M). Perbedaan utamanya: Quack AI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 4,3B / 10B Q (44%) milik Quack AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Quack AI selama 3 Hari.
| DEEP | Q | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,41T | Rp1,72T |
Volume (24h) | Rp45,97M | Rp40,42M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 4,3B / 10B Q (44%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →