Perbedaan DeepBook Protocol dan Propy: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp252,89 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp45,48M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.094 (kapitalisasi pasar Rp600,15M, volume 24 jam Rp17,47M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Propy, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,6B / 10B DEEP (57%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Propy selama 7 Hari.
| DEEP | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp600,15M |
Volume (24h) | Rp45,48M | Rp17,47M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 100M PRO |
Typical Hold Time | 14 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →