Perbedaan DeepBook Protocol dan Parcl: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp252,76 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp45,48M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp91,08 (kapitalisasi pasar Rp37,5M, volume 24 jam Rp3,76M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 37,9× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 412,3M / 1B PRCL (42%) milik Parcl. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Parcl selama 16 Hari.
| DEEP | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp37,5M |
Volume (24h) | Rp45,48M | Rp3,76M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →