Perbedaan DeepBook Protocol dan PowerLedger: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,03 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan PowerLedger diperdagangkan di Rp793,99 (kapitalisasi pasar Rp448,14M, volume 24 jam Rp47,33M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar PowerLedger, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan PowerLedger terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan PowerLedger selama 76 Hari.
| DEEP | POWR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp448,14M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp47,33M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 568,2M POWR |
Typical Hold Time | 13 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Powerledger (POWR) adalah perusahaan teknologi yang membangun perangkat lunak untuk pasar energi terdistribusi dan terdesentralisasi untuk masa depan yang berkelanjutan. POWR telah mengembangkan platform berbasis blockchain yang memungkinkan pelacakan dan perdagangan energi, layanan fleksibilitas, dan komoditas lingkungan.
Selengkapnya di halaman POWR →