Perbedaan DeepBook Protocol dan Phoenix: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp252,76 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp45,48M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Phoenix, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 69,3M / 76M PHB (92%) milik Phoenix. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Phoenix selama 30 Hari.
| DEEP | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp45,48M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →