Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DeepBook Protocol dan Osmosis: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp322,5 (kapitalisasi pasar Rp1,77T, volume 24 jam Rp64,76M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp616,67 (kapitalisasi pasar Rp481,25M, volume 24 jam Rp43,3M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 780,8M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| DEEP | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,77T | Rp481,25M |
Volume (24h) | Rp64,76M | Rp43,3M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 780,8M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp323,52 dan market cap Rp1,77T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan osilator netral. Token berada di dekat pivot point Rp325 dengan support kuat di Rp315 dan resistance di Rp330. Supply yang beredar mencapai 55% dari total 10M token dengan rata-rata hold time 13 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp315. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas Rp330. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
OSMO saat ini diperdagangkan pada Rp627,92 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Pivot point berada di Rp635 dengan support utama di Rp625 dan resistance di Rp650. Kapitalisasi pasar sebesar Rp490,28 juta menunjukkan token dengan likuiditas terbatas. Tidak ada berita terbaru yang memengaruhi aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support Rp625, tetapi investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan tekanan jual yang berkelanjutan. Risiko utama termasuk penurunan lebih dalam jika support tidak bertahan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →