Perbedaan DeepBook Protocol dan Orca: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,62 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp20.527 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp166,57M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| DEEP | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp166,57M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 13 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →