Perbedaan DeepBook Protocol dan Ondo: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp249,89 (kapitalisasi pasar Rp1,4T, volume 24 jam Rp57,16M), sedangkan Ondo diperdagangkan di Rp5.924 (kapitalisasi pasar Rp28,84T, volume 24 jam Rp1,26T). Perbedaan utamanya: Ondo jauh lebih besar — sekitar 20,6× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 4,9B / 10B ONDO (49%) milik Ondo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Ondo selama 46 Hari.
| DEEP | ONDO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,4T | Rp28,84T |
Volume (24h) | Rp57,16M | Rp1,26T |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 4,9B / 10B ONDO (49%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan pada Rp250,21 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Kapitalisasi pasar mencapai Rp1,4T dengan 57% token dalam sirkulasi. Harga berada di antara support S1 (Rp255) dan resistance PP (Rp265), menunjukkan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan kurangnya katalis fundamental. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support dekat, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi, sentimen pasar kripto yang lemah, dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Ondo (ONDO) saat ini diperdagangkan pada Rp5.845 dengan kapitalisasi pasar Rp28,47 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator yang bullish. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 49% sudah beredar. Harga saat ini berada di bawah pivot point Rp5.987, mendekati support level S1 di Rp5.900. RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound teknis.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain yang mendasarinya. Investor perlu memantau breakout di atas resistance kunci untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Ondo (ONDO) adalah token mata uang kripto yang digunakan terutama untuk tata kelola dalam Ondo DAO. DAO ini mengawasi berbagai proyek, termasuk Flux Finance, sebuah protokol pinjaman peer-to-peer yang mendukung aset tanpa izin dan berizin. Ondo bertujuan untuk mendemokratisasi akses ke layanan keuangan kelas institusi dengan menawarkan berbagai produk DeFi, seperti pinjaman dengan imbal hasil tetap yang didukung oleh aset kripto melalui sistem Vaults-nya.
Selengkapnya di halaman ONDO →