Perbedaan DeepBook Protocol dan Openloot: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp329,21 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Openloot diperdagangkan di Rp91,75 (kapitalisasi pasar Rp73,99M, volume 24 jam Rp14,92M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 24,3× kapitalisasi pasar Openloot, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 800,7M / 5B OL (17%) milik Openloot. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Openloot selama 7 Hari.
| DEEP | OL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp73,99M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp14,92M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 800,7M / 5B OL (17%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Open Loot adalah platform dan marketplace gim Web3 yang membantu pengembang dan penerbit meluncurkan serta mendistribusikan gim mereka. Platform ini menyediakan alat untuk strategi pemasaran, pengalaman pengguna, pembayaran, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman OL →