Perbedaan DeepBook Protocol dan MX Token: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp254,67 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp45,33M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp29.169 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,11M). Perbedaan utamanya: MX Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan MX Token selama 22 Hari.
| DEEP | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,43T | Rp2,68T |
Volume (24h) | Rp45,33M | Rp54,11M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →