Perbedaan DeepBook Protocol dan Mantle: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,62 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.683 (kapitalisasi pasar Rp25,26T, volume 24 jam Rp480,79M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 14,4× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Mantle selama 24 Hari.
| DEEP | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp25,26T |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp480,79M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →